Warga Desa Poja merupakan kriteria Tahapan dalam Keluarga Sejahtera I
dan II. Data Demografi Desa Poja yang
telah dipetakan oleh kelompok KKN 017 Desa Poja, dikemas menjadi :
1. Rata-rata kepala Keluarga adalah laki-laki
2. Rata-rata keluarga menurut status per-kawinan adalah
pekerja
3. Rata-rata para kepala keluarga menurut status
perkawinan adalah kawin
4. Rata-rata Tingkat pendidikan kepala keluarga adalah
tamat SD, SLTP, SMA juga ada beberpa yang tidak tamat SD
5. Keluarga belum mendapatkan kredit mikro/bantuan modal
6. Pasangan yang usianya subur, menggunakan alat kontrasepsi
7. Pasangan yang usianya subur, sering memeriksakan
kehamilannya saat hamil
8. Rata-rata jumlah anggota keluarga usia 7-15 tahun
adalah laki-laki dan bersekolah
9.
Rata-rata
jumlah balita < 5 th mengikuti Posyandu
10.
Pada
umumnya anggota keluarga makan 2 x sehari
11.
Anggota
keluarga memiliki pakaian yang berbeda untuk di rumah, bekerja/sekolah dan
bepergian
12.
Rumah
yang ditempati keluarga mem-punyai atap, lantai dan dinding yang baik
13.
Bila
ada keluarga yang sakit dibawa ke sarana kesehatan
14.
Bila
pasangan usia subur ingin ber KB pergi ke sarana kesehatan
15.
Semua
anak umur 7-15 th dalam keluarga bersekolah
16.
Pada
umumnya anggota keluarga me-laksanakan ibadah sesuai dengan agama dan
kepercayaan masing-masing
17.
Paling
kurang sekali seminggu seluruh anggota keluarga makan daging/ikan/te-lur
18.
Seluruh
anggota keluarga memperoleh paling kurang 1 stel pakaian baru dalam setahun
19. Luas
lantai rumah paling kurang 8 m
untuk setiap penghuni rumah
20. Tiga
bulan terakhir keluarga dalam keadaan sehat sehingga dapat melaksanakan
tugas/fungs masing-masing
21. Ada
seorang atau lebih anggota keluarga yang bekerja untuk memperoleh penghasilan
22. Rata-rata
seluruh anggota keluarga umur 10-60 tahun bisa baca tulis latin
23. Pasangan
dengan usia subur dengan anak 2 atau lebih menggunakan alat/obat kontrasepsi
24. Keluarga
berupaya meningkatkan pengetahuan agama
25. Sebagian
penghasilan keluarga ditabung dalam bentuk uang maupun barang
26. Kebiasaan
keluarga makan bersama paling kurang seminggu sekali dimanfaatkan untuk
berkomunikasi
27. Keluarga
sering ikut dalam kegiatan masyarakat di lingkungan tempat tinggal
28. Keluarga
memperoleh informasi dari surat kabar/majalah/radio/tv
29. Keluarga
secara teratur dengan sukarela memberikan sumbangan materiil untuk kegiatan
sosial
30. Rata-rata
ada anggota keluarganya yag aktif sebagai pengurus perkumpulan
sosial/yayasan/institusi masyarakat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar