Minggu, 20 Oktober 2013

=> Fenomena :





PACARAN ALAY



Kebanyakan laki-laki yang menjalin hubungan (pacaran) adalah mereka yang protektif, suka ngatur, dan bersikap semaunya. Perempuannya dilarang dekat dengan banyak teman lelaki. Bahkan, teman sejenis pun dicemburui ckckck.

Kemanapun si perempuan pergi dan bersama siapa, juga harus minta izin dahulu. Apa kalo kebelet pipis dan BAB juga harus minta izin? Iiih cape deh! Keburu keluar ditempat!

Ketika si perempuan juga menuntut sama, alasan para lelaki justru beragam. Mulai dari, "Aku ini laki-laki. Wajar, dong! Aku punya banyak kepentingan." Sama! Perempuan juga.

Ada lagi yang mengatakan, "Aku gini karna takut kehilangan kamu!" Mmpreet Gak kemana-mana, kok takut ilang. Kalo maling sepatu sampe' mobil, emang ada. Tapi gak ada istilah 'MALING PACAR ORANG!'

Atau alasan lainnya, "Aku cinta kamu. Aku cuma gak mau kamu kenapa-napa!" Alay!!! Gak perlu diatur, perempuan juga gak mau dirinya kenapa-napa.

Bahkan, alasan yang paling parah adalah, "Pacaran gini aja kamu udah gak bisa diatur, apalagi ntar kalo udah nikah!" Wiiihh...sereemm! Dan pemikiran seperti ini ditanamkan laki-laki pada perempuan. Seolah si perempuan adalah miliknya sampai mati. Iya jika ditakdirkan berjodoh, jika tidak??? Ucapannya=PALSU.

Alasan-alasan diatas, adalah sebagian kecil dari alasan yang diutarakan kebanyakan laki-laki terhadap perempuan. Hebatnya, si perempuan justru suka diperlakukan seperti BONEKA. Dan pada akhirnya, itu semua mengakibatkan kontroversi hati sehingga statusisasi keharmonisan hubungan mereka dipertanyakan (Vickybulary).

JIka ditanya tentang sikap perempuan yang suka diperlakukan seperti itu, alasannya adalah...CINTA.

Cinta??? Apa cinta itu bikin sakit?
Mungkin...cinta memang perlu berkorban, tapi bukan EGOIS.

Dan ini...CINTA yang SALAH!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar