Selasa, 28 Mei 2013

FENOMENA FACEBOOK



BAB  I
PENDAHULUAN

1.1         Latar  Belakang Masalah
          Internet, tentu merupakan kata yang sudah tak asing lagi, bukan? Pada masa ini, internet hampir menjadi kebutuhan dari sebagian besar penduduk di dunia ini, baik dari negara-negara yang telah maju, maupun negara-negara berkembang.
          Internet menjadi salah satu alternatif sarana komunikasi disamping pos dan telepon. Selain itu, internet juga menyediakan berbagai macam  informasi, menjadi media bisnis, pendidikan, hiburan, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, orang-orang sering menyebut/telah mengenal istilah-istilah seperti e-commerce, e-banking, e-learning, twitter, facebook, yahoo massengger, email account, dan masih lainnya. Yang kesemua itu adalah teknologi berbasis internet.
Aplikasi jejaring sosial begitu popular karena memenuhi kebutuhan dasar manusia untuk berhubungan dengan sesamanya. Dengan bantuan teknologi, menjaga dan mempertahankan hubungan menjadi lebih mudah. Teknologi menawarkan efisiensi. Hemat dalam waktu dan hasil yang baik, termasuk kecepatan dan kuantitasnya. Kebutuhan kita akan informasi terbaru, cepat dan lengkap dari teman, sahabat, keluarga bahkan pasangan dapat terpenuhi.
          Dewasa ini, penggunaan situs jejaring sosial sebagai media berinteraksi sosial secara online yang telah begitu meluas bahkan mendunia ini, mulai banyak diminati. Banyak manfaat yang bisa didapat dengan bergabung dalam situs jejaring sosial seperti facebook ini. Diantaranya dapat berkoneksi dengan teman, baik itu teman baru atau lama, keluarga, dll tanpa terhalang oleh jarak tempat.
          Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan banyak fitur hiburan yang tersedia secara gratis. Diantaranya quiz, games, chat, dan masih banyak yang lainnya. Game yang menjadi favorit facebooker diantaranya Texas Hold’em Poker (Zynga Poker), Farmville, dll.
Bagi para remaja, facebook juga difungsikan sebagai ajang narsis biar eksis. Diantaranya dengan mengupload koleksi foto pribadinya yang biasanya tak jarang merupakan hasil editan. Bagi yang tak suka narsis dan eksis biasanya lebih suka menggunakan avatar atau gambar binatang lucu untuk foto profilnya.
Untuk itulah, kami akan membahas fenomena facebook dalam makalah ini.


1.2         Tujuan Penulisan
          Tak banyak dari kita yang tahu akan facebook, bahkan bergabung dalam jejaring sosial tersebut. Namun, tak mengetahui mengenai seluk-beluk facebook itu sendiri. Oleh karena itulah, makalah ini akan membahas mengenai sejarah, pengertian, bahkan dampak dari facebook tersebut agar kita lebih mengetahui serta memahaminya.

1.3         Rumusan Masalah
          Masalah yang kami rumuskan dalam makalah ini, adalah :
·    Apa pengertian facebook dan sejarah facebook?
·    Bagaimana cara membuat Facebook?
·    Faktor apakah yang menyebabkan facebook digemari?
·    Dampak/pengaruh apakah yang dihasilkan dari mengenal jejaring sosial bernama facebook tersebut?

1.4         Metodelogi Penelitian
          Adapun metode penelitian yang dilakukan oleh kami dalam melakukan pengumpulan data yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
1.   Observasi yaitu suatu metode yang dilakukan oleh kami dengan melakukan penelitian langsung ke lapangan yang dilakukan secara terarah dan sistematis didalam melakukan pengumpulan data.
2.   Studi Pustaka yaitu suatu metode didalam pengumpulan data dengan cara melakukan pengkajian terhadap sumber-sumber yang autentik seperti dengan membaca buku-buku, serta literature dari internet yang berhubungan dengan permasalahan.
3.   Metode Angket, dengan memberikan angket terhadap beberapa siswa, guna membahas permasalahan dalam makalah ini.

1.5         Sistematika Penulisan
Sistematika dalam makalah ini, meliputi :
1.    BAB I PENDAHULUAN
     Meliputi latar belakang masalah, tujuan penulisan, rumusan masalah, metodelogi penelitian, serta sistematika penulisan.
2.    BAB II HIPOTESIS
     Meliputi hipotesis kerja, dan hipotesis nihil.
3.    BAB III TINJAUAN KEPUSTAKAAN
     Meliputi pengertian facebook,  sejarah facebook, dan cara membuat facebook.
4.    BAB IV PEMBAHASAN
     Meliputi faktor yang menyebabkan facebook digemari, serta dampak/pengaruh facebook.
5.    BAB V PENUTUP
     Meliputi kesimpulan, dan saran dari hasil pembahasan dalam makalah ini.




























BAB  II
HIPOTESIS

          Hipotesis adalah jawaban sementara untuk dibuktikan melalui penelitian. Hipotesis yang dikemukakan kami adalah :
  1. Hipotesis Kerja (H1)
Ada Pengaruh/Dampak dari penggunaan facebook terhadap kehidupan sebagian mahasiswa, serta beberapa siswa di SMPN 1 Sumenep Tahun Pelajaran 2011-2012.
  1. Hipotesis Nihil (H0)
Tidak ada Pengaruh /Dampak dari penggunaan facebook terhadap kehidupan sebagian mahasiswa, serta beberapa siswa di SMPN 1 Sumenep Tahun Pelajaran 2011-2012.






















BAB  III
TINJAUAN  KEPUSTAKAAN

3.1     Pengertian Facebook
          Pengertian facebook menurut wikipedia berbahasa indonesia adalah sebuah situs web jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School.
          Atau dapat juga diartikan facebook adalah sebuah web jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg dan diluncurkan pada 4 Februari 2004 yang memungkinkan para pengguna dapat menambahkan profil dengan foto, kontak, ataupun informasi personil lainnya dan dapat bergabung dalam komunitas untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan pengguna lainnya.

3.2     Sejarah Facebook
           Sejarah facebook berawal ketika Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School membuat situs jejaring sosial facebook. Yang pada mulanya, Facebook dengan situs www.facebook.com yang sebelumnya bernama thefacebook dengan situs www.thefacebook.com pengunaannya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Universitas Boston, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat e-mail suatu universitas (seperti : .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.
          Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sampai akhirnya, pada 11 September 2006 Facebook mulai membuka pendaftaran bagi siapa saja yang memiliki alamat email. Pada waktu itu jumlah pengguna facebook terus bertambah. Sampai beberapa perusahaan besar seperti friendster, Viacom, bahkan Yahoo tertarik untuk membeli/mengakuisisi facebook. Tapi semua tawaran tersebut ditolak oleh Mark Zuckerberg sebagai pendiri Facebook meskipun harga yang ditawarkan terbilang fantastis. Friendster menawar 10 juta US dollar, Viacom 750 juta US dollar, dan yahoo 1 Milyar US dollar.
          Pada akhirnya, langkah yang diambil zuckerberg tersebut sangatlah tepat karena facebook terus berkembang dan pada 2007 terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya. Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Sampai pada 2009, penghasilan facebook mencapai nominal 800 juta US dollar. Malahan di tahun 2010 ini ditaksir angka itu akan melambung mencapai lebih dari 1 Milyar US dollar. Yang mana sumbernya ditaksir dari hasil periklanan. Untuk jumlah pengguna, di tahun 2010 ini, menurut sumber terbaru yang saya baca sudah melebihi angka 500 juta user.

3.3     Cara Membuat Facebook
          Tutorial lengkap cara membuat facebook atau mendaftar facebook baru :
1. Pertama kali yang harus kita lakukan adalah masuk ke halaman utama facebook. Pilih yang bahasa indonesia saja agar lebih mudah. Alamatnya adalah di http://id-id.facebook.com/. Atau bisa lewat link berikut masuk halaman utama facebook.
2. Pastikan tampilan yang ada di layar komputer anda adalah seperti gambar di bawah :
homepage situs cara membuat facebook
3. Isi data-data yang diminta pada kolom yang tersedia seperti nama depan, nama belakang, email, kata sandi, jenis kelamin, dan tanggal lahir (saran : sebaiknya menggunakan identitas samaran saja). Setelah terisi semuanya, selanjutnya klik tombol mendaftar. Contoh lihat gambar di bawah :
cara daftar facebook

4. Selanjutnya akan dibawa kepada halaman yang mengharuskan kita mengisi kode captcha. Isi kotak yang tersedia, dengan angka/huruf yang ada dalam gambar kemudian klik tombol mendaftar. Isikan dengan benar, karena jika salah akan diminta untuk mengulang.
cara membuat facebook
5. Jika sudah benar, maka anda akan dibawa ke halaman baru yang mempunyai tampilan seperti pada gambar di bawah.
-  Pada langkah 1, cukup anda lewati saja dengan cara klik tombol lewati langkah ini.
panduan gambar cara membuat facebook

- Pada langkah 2, akan ada isian mengenai nama sekolah, perguruan tinggi, perusahaan. Jika kamu tidak ingin mengisinya tidak apa-apa. Langsung klik saja pada tombol lewati.
cara membuat facebook atau fesbuk

-  Pada langkah 3 akan ada pilihan untuk mengupload/mengunggah photo. Tapi, langkah ini bisa dilakukan terakhir, jadi langsung saja tekan tombol simpan dan lanjutkan.
bikin fesbuk dan cara membuat facebook

-       Dilanjutkan ke halaman baru seperti pada gambar di bawah :
cara membuat facebook baru

6.    Tekan pada tombol “buka email anda”. Maka selanjutnya akan dibawa ke dalam akun email anda. Cek dalam kotak masuk (inbox), pasti terdapat pesan dari facebook dengan judul “Just one more step to get started on Facebook”. Bukalah, dan temukan link konfirmasi seperti pada gambar di bawah.

cara membuat facebook mudah

-       Klik link tersebut agar dapat memulai menggunakan akun facebook baru milik anda. Menambah foto, teman, update status, dll.



BAB  IV
PEMBAHASAN

4.1     Faktor yang Menyebabkan Facebook Digemari
          Situs pertemanan Facebook, memungkinkan seseorang untuk menemukan teman lama, menemukan teman baru, menjalin pertemanan, bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain, mengirimkan pesan dan komentar. Selain fasilitas-fasilitas utama yang disebutkan, masih sangat banyak fasilitas-fasilitas yang ditawarkan situs tersebut, baik secara formal atau non-formal, independen atau dependen.
          Setelah diamati, kini jumlah facebooker Indonesia jauh melebihi pengguna di Singapura dan Malaysia. Padahal Facebook hingga pertengahan 2007 nyaris tak dilirik pengguna Internet di Indonesia. Tapi, memasuki pertengahan tahun 2008, jumlah akses ke situs ini melonjak tajam dan menempatkannya sebagai situs ranking kelima yang paling banyak diakses di Indonesia. Bahkan Indonesia tercatat dalam sepuluh besar negara pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum pada tahun 2006 ini, yaitu 150 juta orang–sekitar 700 ribu orang berasal dari Indonesia. Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun akhir tahun 2008, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya.
          Memasuki tahun 2009, Indonesia saat ini telah menjadi “the Republic of the Facebook” (Putra, 2009). Itulah headlines yang ditulis oleh Budi Putra mantan editor Harian Tempo yang dirilis oleh CNET Asia portal IT terkemuka di Asia pada awal bulan Januari 2009 lalu (Linkedin.com ; 2009). Ungkapan ini terinspirasi oleh perkembangan penggunaan Facebook oleh masyarakat Indonesia yang mencapai pertumbuhan 645% pada tahun 2008. “Prestasi” ini menjadikan Indonesia sebagai “the fastest growing country on Facebook in Southeast Asia”. Bahkan, angka ini mengalahkan pertumbuhan pengguna Facebook di China dan India yang merupakan peringkat teratas populasi penduduk di dunia (Sahana, 2008).
Tahun 2010 merupakan tahun istimewa atau bisa dibilang tahun fenomena untuk Facebook, sebuah aplikasi jejaring sosial di dunia maya. Sebetulnya Facebook (FB) bukan merupakan satu-satunya pelayanan jejaring sosial di internet, namun ini memang yang terbesar dan tentu saja terpopuler. Jumlah anggotanya di seluruh dunia mencapai 575 juta orang (Desember 2010), melebihi jumlah penduduk Indonesia bahkan AS.
Penduduk Indonesia sendiri  yang telah menjadi pengguna jejaring sosial facebook ini sudah mencapai 32 juta orang. Jumlah itu mendudukan Indonesia di posisi rangking 2 terbesar, selisih sekitar 4 juta dengan Inggris pada peringkat ketiga. Posisi pertama adalah AS, tempat lahirnya facebook dengan jumlah hampir 150 juta anggota. Peringkat Indonesia itu sangat mengejutkan sebenarnya, mengingat rangking “melek” dari ICT  (Information and Communication Technology) Indonesia di tingkat dunia tahun 2008 berada di posisi 107 dari 159 negara. Rangking melek internet tersebut diukur dengan index IDI (ICT Development Index) yang dikeluarkan oleh ITU  (International Telecommunication Union).
Dasar penilaian dalam menentukan peringkat IDI mencakup 11 indikator yang berhubungan dengan akses, ketrampilan pengguna, dan tingkat penggunaan ICT suatu negara. Sehingga “ketidak cocokan” atau lebih tepatnya kesetimpangan peringkat antara melek ICT dengan peringkat penggunaan facebook sebagai sebuah aplikasi popular di Internet menimbulkan berbagai pendapat. Salah satu pandangan negatif menyatakan hal itu bisa terjadi karena memang penduduk Indonesia lebih suka berteman dan berbicara daripada bekerja. Sehingga fasilitas internet yang ada hanya digunakan untuk itu.
Pendapat lain yang lebih positif dan lebih masuk akal adalah karena memang penggunaan aplikasi jejaring sosial facebook sangat dipermudah. Kenyataannya sekarang untuk mengakses facebook, tidak diperlukan infrastuktur yang canggih. Tidak perlu satu komputer untuk setiap rumah. Tidak perlu setiap rumah terkoneksi jaringan pita lebar (broadband) ke internet. Dan tidak perlu ketrampilan tinggi untuk menyalakan computer, membuka browser, dan memasukan alamat facebook.
Sekarang, mengakses facebook cukup dari perangkat komunikasi genggam (HP) yang murah. Sebagian besar HP yang dijual sekarang telah dilengkapi teknologi komunikasi data 3G. Selain itu juga dan paling penting, HP yang ditawarkan saat ini telah dilengkapi dengan fitur untuk mengakses FB tanpa harus membuka browser internet.
            Jejaring sosial facebook telah membantu penggunanya untuk menjaga hubungan sosial secara efisien. Dengan pengguna di Indonesia berjumlah puluhan juta dan terus bertambah, efisiensi yang dihasilkan menjadi sangat signifikan.  Perlu didorong terus pengembangan dan penggunaan aplikasi jaringan sosial yang lain untuk kebutuhan yang lebih spesifik, seperti jaringan sosial untuk perdagangan atau untuk pertukaran ilmu pengetahuan. Aplikasi tersebut harus bisa digunakan dari HP  yang sederhana, berbiaya murah dan online setiap saat.  Perlu juga diusahakan agar server utama aplikasi jaringan sosial tersebut berada di Indonesia untuk menjamin ketersediaan 24 jam dengan mengurangi  resiko politik, keamanan, hukum, bisnis dan bencana alam jika masih berada di luar negri.
          Pesatnya fenomena facebook yang terjadi di Indonesia inilah, yang menyebabkan para siswa di SMPN 1 Sumenep dan beberapa mahasiswa yang kami amati begitu “menggilai” facebook. Karena mereka dapat menjalin pertemanan, serta dapat bergabung dalam suatu komunitas yang ada. Bahkan beberapa dari mereka yang memiliki akun facebook, menyatakan bahwa memiliki sebuah jejaring sosial bernama facebook tersebut hanya untuk sekedar “have fun”. Ada pula yang menyatakan bahwa, facebook merupakan ajang tukar pikiran, berbagi informasi, mencurahkan perasaan/unek-unek yang menjadi beban pikiran mereka.

4.2     Dampak/Pengaruh Facebook
          Dari angket yang kami sebarkan, banyak diantara pengguna facebook di SMPN 1 Sumenep yang menyatakan bahwa dalam facebook tidak terdapat dampak yang negatif dari penggunaannya. Namun, sebagian lainnya, dari beberapa mahasiswa yang kami amati maupun dari sebagian pengguna facebook lainnya, justru mengatakan bahwa facebook sesungguhnya memilki dampak negatif dibalik dampak positifnya. Namun, facebook seolah menghipnotis para pengguna facebook untuk mengacuhkan dampak negatif dari facebook tersebut.
-      Dampak/pengaruh positif facebook :
* Keep in Contact (tetap terjaga komunikasinya).
* Menambah wawasan IPTEK.
* Menjadi kenal dengan seseorang yang tadinya tidak dikenal.
* Menjadi lebih kreatif. Misalnya : mengubah tampilan layout, mengenal yang namanya “html code”, update profile/status, dll.
* Menyebabkan gejala kenarsisan. Para peneliti mengatakan bahwa jumlah pesan dan postingan di halaman 130 pengguna Facebook sangat berkorelasi dengan seberapa narsisnya mereka. Pimpinan studi Laura Buffardi Ph.D, mengatakan bahwa ini setara dengan seberapa narsisnya mereka di dunia nyata. Orang yang narsis di Facebook bisa ditandai dengan tampilan yang glamour pada foto diri utama mereka (foto profil). Di studi terdulu, ilmuwan menemukan bahwa halaman personal Web sangat popular di kalangan kaum narsis, namun bukan berarti semua pengguna Facebook adalah narsis. Ditemukan, bahwa orang narsis bisa jadi terlihat sangat menarik, narsis bisa diarahkan ke hal yang positif jika ditujukan kepada kegiatan dan hal-hal yang positif, biasanya orang-orang ini tergolong kreatif. Contohnya tampilan picture dari album foto.
* Dapat bertukar pikiran.
* Dapat juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan suatu ide seperti Say No to Drugs atau ide-ide lainnya.
-      Dampak /pengaruh negatif facebook :
* Menjadikan facebook sebagai prioritas utama.
* Memiliki rasa ingin tahu yang berlebihan terhadap privasi orang.
* Komunikasi terhadap keluarga MENGURANG.
*          Kurangnya waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas.
* Kurangnya waktu untuk bersosialisasi dan berinteraksi secara langsung dengan orang lain dan lingkungan.
*   Membuat lupa waktu sehingga pola hidup tidak teratur.
* Masyarakat terbiasa melalukan hal-hal dengan praktis, sehingga tidak termotivasi untuk melakukan hal-hal yang sulit.
* Pola finansial yang terkesan membuang-buang uang.
* Terinspirasi untuk melakukan tindakan kejahatan. Misalnya, status seseorang di facebook menjadi alibi dalam pengadilan.
* Menjadi ajang penyebaran foto-foto yang tidak sopan.
* Menimbulkan kesalahpahaman (perceraian). Dikarenakan dapat berteman dan berkomunikasi secara bebas, situs pertemanan seperti Facebook dapat menimbulkan kecemburuan dan perselingkuhan.
* Menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk membedakan hal nyata dan tidak nyata, yaitu gejala penyakit neurotik skizofrenia.
* Pusat beredarnya banyak kata-kata kasar.
* Ajang pamer.
* Sering dijadikan ajang untuk membicarakan narkoba dan seks. Dari sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan asal University of Washington, terungkap kalau 54% remaja yang tergabung di Facebook dan Myspace, sering membicarakan hal yang sensitif seperti narkoba dan seks di forum ini.
* Tersebarnya data penting yang tidak semestinya.
* Pemanfaatan untuk kegiatan negatif.
* Mempengaruhi kesehatan.
          Sama dengan situs-situs pertemanan di dunia maya lainnya, Facebook hadir di tengah-tengah masyarakat luas pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya, adalah untuk memudahkan pertemanan, komunikasi, dan melebarkan jaringan/koneksi, dan memudahkan masyarakat satu dengan yang lain dalam pemenuhan kebutuhan sebagian makhluk sosial yang saling bergantung. Bahkan belakangan ini trendnya telah meluas ke perkantoran, biasanya para karyawan/pegawai/pekerja ber-fesbuk-an, disela tidak ada aktivitas yang dikerjakan dan atau di sela istirahat.
          Seharusnya, kita harus bisa berpikir tepat dan logis, kita harus bisa menempatkan dan menerima fungsi fasilitas komunikasi sesuai dengan proporsinya masing – masing.
          Kinerja dan dampak positif dari penggunaan Facebook dan aplikasi dan situs pertemanan lainnya akan sangat terasa jika kita bisa menggunakannya dan tetap tunduk pada undang-undang internet (cyberlaw), memakai sesuai dengan fungsi yang proporsional.
          Facebook adalah sarana, dampak baik atau buruk tergantung dari kemampuan seseorang mengatur dirinya. Mari pergunakan sesuatu sesuai porsinya. Pahami dengan benar etika dalam kehidupun maya selayaknya etika di kehidupan nyata.

















BAB V
PENUTUP

v Kesimpulan
          Facebook adalah sebuah web jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg dan diluncurkan pada 4 Februari 2004 yang memungkinkan para pengguna dapat menambahkan profil dengan foto, kontak, ataupun informasi personil lainnya dan dapat bergabung dalam komunitas untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan pengguna lainnya.
          Situs pertemanan Facebook, memungkinkan seseorang untuk menemukan teman lama, menemukan teman baru, menjalin pertemanan, bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain, mengirimkan pesan dan komentar. Selain fasilitas-fasilitas utama yang disebutkan, masih sangat banyak fasilitas-fasilitas yang ditawarkan situs tersebut, baik secara formal atau non-formal, independen atau dependen.
          Pesatnya fenomena facebook yang terjadi di Indonesia inilah, yang menyebabkan para siswa di SMPN 1 Sumenep dan beberapa mahasiswa yang kami amati begitu “menggilai” facebook. Karena mereka dapat menjalin pertemanan, serta dapat bergabung dalam suatu komunitas yang ada. Bahkan beberapa dari mereka yang memiliki akun facebook, menyatakan bahwa memiliki sebuah jejaring sosial bernama facebook tersebut hanya untuk sekedar “have fun”. Ada pula yang menyatakan bahwa, facebook merupakan ajang tukar pikiran, berbagi informasi, mencurahkan perasaan/unek-unek yang menjadi beban pikiran mereka.

v Saran
          Kinerja dan dampak positif dari penggunaan Facebook dan aplikasi dan situs pertemanan lainnya akan sangat terasa jika kita bisa menggunakannya dan tetap tunduk pada undang-undang internet (cyberlaw), memakai sesuai dengan fungsi yang proporsional.
     Seharusnya, kita harus bisa berpikir tepat dan logis, kita harus bisa menempatkan dan menerima fungsi fasilitas komunikasi sesuai dengan proporsinya masing – masing.
          Facebook adalah sarana, dampak baik atau buruk tergantung dari kemampuan seseorang mengatur dirinya. Mari pergunakan sesuatu sesuai porsinya. Pahami dengan benar etika dalam kehidupun maya selayaknya etika di kehidupan nyata.
































DAFTAR  PUSTAKA

ü Maryono, Dwi. 2007. Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk kelas XI SMA dan MA.Solo : PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
ü Farouqy, Achmad.       . Internet dan Email Account. Sumenep : Pemerintah Kabupaten Sumenep DINAS KESEHATAN.
ü Browsing : Google : http://www.idafazz.com.
ü Browsing : Google : http://teknologi.kompasiana.com
ü Membagikan angket kepada beberapa siswa SMPN 1 Sumenep.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar